Pages

Rabu, 20 November 2013

Wejangan Di atas Meja Makan



Assalamu'alaikum.... :)
alhamdulillah, senang rasanya masih di beri kesempatan membuka kembali tempatku menuangkan ide dan cerita di sini.
kali ini memang lagi ingin bercerita, cerita yang mungkin tidak banyak terselip manfaat, tapi kalau kupikir-pikir, sayang sekali cerita yang kurekam jelas diingatanku tidak kutuangkan di Ladang ide_Khu ini. wokeh, tidak mau membuang-buang waktu, berikut cerita sederhana yang baru sempat ku posting..

"selamat membaca"

 
3 hari setelah lebaran idul fitri, aku, ibu dan mbak lisha lagi asyik menikmati makan siang. Kami berbincang-bincang mengenai banyak hal, tapi entah kenapa pembicaraan kami langsung mengarah ke masalah jodoh. Ya’elah.....sepertinya ibu dan mbak lisha ini lupa menyuruhku menyingkir dari meja makan. Tapi, sudahlah, makanan yang ada di hadapanku sangat sayang bila kutinggalkan (padahal emang lapar).

Mbak lisha banyak diberi wejangan siang itu, hahahaha...aku hanya bisa cengengesan mendengarnya tapi dalam hati mendo’akan yang terbaik untuknya. Banyak sekali nasihat yang dilemparkan ibu untuk mbakku, aku sih hanya ikut mendengar saja, sambil menikmati makanan yang semakin masuk dimulut semakin lahap kusantap, nyam...nyam...
Lagi enak-enaknya makan, lha perbincangan perempuan-perempuan itu seolah menyerangku. Mereka sekarang menyerangku dengan jurus-jurus saktinya (alah, kok malah seperti film perang pake jurus-jurus) diganti yah, mereka menyerangku dengan kata-kata yang semakin memojokkanku. Iyah ini masih masalah jodoh. 

Kata mbak lisha itu, aku ini masih sangat polos kalau menyangkut teman laki-laki (ah, macam dia berpengalaman saja hihihi, piss mbak). Hmm...Ceritanya gini loh, kalau masalah teman laki-laki itu, kalau ada yang dekat, aku mah biasa-biasa saja katanya. (aku sering curhat pada mereka kalau ada yang mulai pedekate)
Kadang ibu mulai marah kalau ada yang mulai dekat tapi aku malah biasa saja. Lah emang harus begitu kan ?? kalau diladeni nanti makin gede kepala. Namanya juga laki-laki, dikasi hati minta jantung. Tapi, nggak semua kayak gitu juga sih..
Ibu sih nggak melarang jika ada yang dekat-dekat, tapi ada aturannya juga. Tetap pada prinsip agama. Katanya kalau mau dekat itu nggak masalah, dia itu Cuma mau tahu seluk-beluk keluarga (bibit,bebet,bobot), itu mah wajar kata ibu, tapi kita juga harus jaga diri, jangan sampai kelewatan dan masuk perangkap setan, mulai dekat alias pedekate tapi cara pedekatenya ala-ala anak jaman sekarang (baca:pacaran). Kata ibu, aku itu sudah mulai dewasa, sudah harus tahu mana yang baik dilakukan dan mana yang tidak wajar untuk dilakukan. 

Ada beberapa teman yang mulai dekat, mulai main kerumah, mulai mencoba akrab dengan ibu, kalau ngobrol lewat telepon selalu nanyanya ibu padahal aku tau tuh, itu mah basa-nasi (eh salah, basa-basi maksudnya hehehe)
Jujur, aku itu paling malas meladeni teman laki-laki yang suka basa-basi. Aku sukanya to the point. Menurutku itu tindakan yang gentle bagi laki-laki. Aku paling anti dengan perilaku laki-laki yang selalu memberi perhatian (contoh : “sudah makan belum” kayaknya itu pertanyaan yang pantas diberikan pada anak SD yang malas makan) Menurutku itu Cuma modus saja supaya terlihat lebih care pada kita. Tapi, kalau baru kenal, kayaknya aneh yah, kalau udah ngomong kayak gitu. Saya suka ilfeel sama teman laki-laki yang baru kenal tapi sok akrab kayak begitu. Ya’elaaah.....
To The point aja apa susahnya sih ??? kalau suka yah bilang, datang ke abangku. Salut dah kalau sudah ada yang kayak begitu. Tapi, kalau beraninya Cuma bisa SMS-an, Telepon-an, BBM-an, itu mah cemen namanya. Berani dikandang. Hahaha,,,

Aku Cuma bisa diam mendengar wejangan mbak dan ibu, dalam hati aku sih kessel juga digituin hehehe...tapi aku beruntung dan bersyukur karena ternyata diam-diam mereka memperhatikan segala tingkah lakuku dan memberikan pendapat, bagaimana seharusnya aku harus bersikap J
Setahuku mbak lisha waktu kuliah dulu juga kayak begitu, selalu tertutup dengan teman laki-laki, apalagi waktu SMA, kalau aku sih waktu SMA pernah dekat-dekat, tapi itu mah masa lalu, itu bisa di jadikan pelajaran, supaya jadi pribadi yang lebih baik hehehe Aamiin....kesalahan yang lalu jangan sampe terulang lagi lah, ampuun !! (Astagfirullah)

Perasaan waktu sekolah mbak lisha itu tidak pernah dekat sama teman laki-laki, tapi Alhamdulillah sekarang karena mungkin tuntutan umur, dia sudah mulai terbuka, maka dari itu ibu mewanti-wanti untuk segera menikah, karena umurnya sudah mulai matang.

Pembicaraan kami terhenti setelah pintu rumah terdengar bunyi oleh ketukan seseorang (ada tamu). Alhamdulillaaaah,.,,,,Perbincanganpun selesai hahahaha....Asyiiik, makananku pun habis, aku segera lari ke depan TV, tapi tetap mengingat-ingat ultimatum mbak dan ibu tadi hehehehe......

Segala masukan yang di berikan orang lain pada kita itu adalah bentuk kasih sayang mereka pada kita. Mereka ingin melihat kita menjadi pribadi yang baik. Alangkah senangnya memiliki saudara dan orang-orang yang tidak segan memberikan masukan, walaupun kadang masukannya membuat kita sakit hati, tapi di sisi lain itu merupakan bentuk dari perhatiannya pada kita.

Dan, akupun berdo’a, semoga mbak lisha yang menjadi topik pembicaraan di awal bisa secepatnya mendapatkan jodoh yang terbaik dari Allah...(dan semoga do’anya mantul ke aku juga hiihihihihi) Aamiin....


Selasa, 16 Juli 2013

Semangat,do'a, dukungan tanpa usaha is Nothing Happen !!



Bismillahirrahmanirrahiim...
Pagi ini begitu sejuk, membuat otak semakin lancar berpikir hehehe...
Apa kabar sahabatQ ?? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, bagaimana puasanya ?? kuharap puasanya lancar dan memberi berkah pada kita semua yah.
Oh iya, baru bisa posting-posting lagi nih, maklum kemarin-kemarin lagi sibuk dengan kepungan tugas akhir semester, jadi baru ada kesempatan berbagi J
Kita ucapkan syukur pada Allah dulu, “Alhamdulillahirabbil’alamiiin” Ah..begitu syukurnya aku pada Allah atas semua berkah dan anugrah yang sempat diberikan padaku, semoga sahabat semua tidak lupa mengucapkan syukur setiap hari yah.
Sahabat, bulan ini aku memiliki target yang sangat berat, yah buatku sih berat karena memerlukan waktu dan kekuatan untuk menyelesaikan, kekuatan melawan kemalasan utamanya hehehe....sebenarnya target ini, sudah mulai ku kerjakan beberapa bulan yang lalu, tapi karena tugas, dan banyak halangan yang selalu membuatku tak memiliki kesempatan menlanjutkannya. Tugas, kuliah, dan satu lagi “malas” hehehe....alasan terakhir itulah yang sangat sulit kutakhlukkan. Beberapa kali kucoba untuk melawannya, tapi ada-ada saja alasan yang membuatku tetap tidak melanjutkannya.
Target apa sih yang berat itu ?? hmm....aku berencana menulis sebuah buku. Buku apa ?? kalau jawaban dari  pertanyaan ini masih kurahasiakan yah, biar surprise gitu hehehe... piss ^_^V
Awalnya aku semangat sekali merencanakan proyek menulis buku ini, setelah merencanakan, ehh malasnya datang lagi hehehe...Lama-lama mbak lisha datang memberi semangat dan dorongan untuk menulis katanya begini :
“kamu, dek rencana-rencana terus, kapan jadinya tuh buku kalau hanya rencana ?? memangnya rencana tanpa usaha itu ada hasilnya ??? ayo’ coba dimulai”
Dari mbak lisha-lah awal dari semangat menulis saat itu muncul kembali, akhirnya setelah mendapat dukungan dari mbak lisha, aku mencoba memulainya dengan ucapan “Bismillah” kubuka laptopku, kutulis kata demi kata, kurangkai kalimat demi kalimat hingga jadilah sekitar 25 lembar. Tulisanku itu harus mandet lagi di lembaran ke dua puluh lima, gara-gara tugas yang selalu datang satu per satu. Disela-sela mengerjakan tugas, aku selalu gelisah ingin membuka lagi tulisanku yang mandet itu. Kucoba buka tulisan itu yang tersimpan di dokumen laptop. Baru beberapa kalimat yang kutulis, kembali hati dan fikiranku diusik dengan beban tugas yang di kejar deadline. Akhirnya kututup lagi lembaran tulisanku itu, dan bersemangat menyelesaikan tugas agar cepat-cepat terkumpul biar bisa melanjutkan tulisan.
Tapi, rupanya konsepku itu salah, satu tugas selesai, tugas lainnya ternyata datang lagi.
“huwaaaah...kapan tulisanku bisa dilanjukan kalau seperti ini ??” kataku pada diri sendiri dengan kesal.
Akhirnya ku putuskan untuk meninggalkan sejenak rencanaku untuk melanjutkan tulisanku. Dan fokus pada tugas-tugas kuliah, kupikir bulan depan akan ada libur ramadhan sekitar 2 bulan, aku bisa menyelesaikan tulisanku diwaktu itu. Dengan semangat, kuselesaikan semua tugas dan akhirnya final test tiba.
Libur pun juga tiba, malaspun juga datang menghampiri hahahaha....
“nanti dulu lah, lagi capek pikiran gara-gara tugas kemarin, mau refreshing dulu” alasan yang sangat klise, tidak ada penyelesaiannya.
Beberapa minggu libur, banyak teman-teman dan senior yang mengetahui rencanaku itu bertanya.
“rul, gimana bukumu ?? kapan diterbitkan ?? sudah tidak sabar rasanya ingin membaca tulisanmu itu”
Astaga...terbit ?? bagaimana bisa tulisanku terbit hanya dengan modal 25 lembar ??? Rupanya teman semua sudah tidak sabar membaca tulisanku, gairah menulispun mulai memanas dan kembali kubuka laptop dan mulai menulis lagi.
“ayo, rul semua teman menanti karyamu, selesaikan segera atau mereka hanya menganggapku membual saja, berkoar ingin menulis buku tapi hasilnya NOL” kuberi semangat pada diriku sendiri.
Berawal dari semangat yang kuberikan pada diri sendiri, seolah alam pun ikut memberi semangat. Banyak senior, teman, sahabat maupun keluarga yang memberi dorongan dan semangat serta do’a agar tulisanku bisa selesai dan bisa mereka nikmati secepatnya. Doa dan dukungan mereka mengalir  dikala semangat menulisku mulai kendor kembali.
Kalau modal rencana, dukungan, semangat dan do’a tapi tanpa usaha sih sama saja tidak akan menghasilkan apa-apa. Pernah aku menulis sebuah status di BBM
“terima kasih semangat dan dukungan kalian, itu memacu semangat untuk menyelesaikan target” begitu isi statusku saat itu
Mbak lisha pun berkomentar “semangat-semangat terus, tapi tidak ada hasil”
Aduuuuh *TepokJidat* kata-katanya itu ibarat tamparan buatku yang hanya bisa berkoar tanpa ada usaha untuk melawan kemalasan. Akhirnya tanpa memperdulikan alasan apapun aku terus melanjutkan tulisanku hingga Alhamdulillah sekarang sudah tertulis sekitar 60 lembar lebih. Aku sangat berterima kasih pada mbak lisha yang telah memberikan tamparan hebat itu lewat kata-katanya, walaupun sakit tapi itu yang membakar semangatku untuk melawan kemalasan.
Tadi pagi aku juga tidak mengerti, mungkin ini bentuk semangat yang diberikan Allah padaku, saat membuka beranda facebook, aku mendapat pelajaran dari seorang editor salah satu penerbit terkenal, namanya mbak “LINDA RAZAD” beliau menulis sebuah status yang menurutku itu adalah sebuah semangat dan pelajaran untukku yang lagi menggarap buku, isi status beliau begini : 

Saya sering nggak ngerti sama orang yang bergerak dalam bidang tulis menulis, tapi ketika menawarkan naskah sangat "pelit" informasi. Mungkin menganggap orang lain mengerti maksud dia.

Berikut contoh tawaran naskah ke saya lewat email, hanya ada kalimat 4 baris dengan satu attachment file.

**********
Assalamualaikum, mba linda.
Mohon maaf ada sedikit revisi di Bab 6 halaman 115 (hilite biru) mengenai Kiamat.
Terima kasih.
Salam,
**********

Informasi apa yang bisa saya dapatkan dari email seperti ini?

Agar naskah yang Anda kirimkan tidak dicuekin atau malahan langsung di delete oleh editor, ketika mengirimkan naskah tulislah pengantar yg menjelaskan secara garis besar tentang naskah Anda. Bila perlu sampaikan keunggulannya dibandingkan dengan buku2 sejenis lainnya yang pernah terbit.

Kirimkan naskah lengkap yang sudah rapi dan jangan lupa menyertakan kelengkapan naskah, seperti Kata Pengantar, Endorsment (jika dianggap ada), Daftar Isi, Daftar Pustaka, Tentang Penulis, Sinopsis.

#‎Begitu sedikit saran buat yang ingin mengirimkan naskah ke penerbit....

Yang membuatku semakin semangat adalah saat membaca status mbak linda, aku mencoba membuka kronologi facebook-nya, aku melihat foto sampul kronologi yang bisa kujadikan semangat, dan akan kujadikan wallpaper laptop biar makin bergairah menulis hehehe foto itu seolah mengajakku untuk cepat menyelesaikan tulisan dan segera menerbitkannya di tempat mbak linda bekerja. Berikut foto sampul kronologi mbak Linda Razad yang menjadi sumber semangat terbesarku :

Foto sampul kronologi mbak Linda Razad Di facebook


Hingga saat kutuliskan postingan blogku ini, aku masih sedang menyelesaikan program menulisku itu, Aku mohon dukungan, semangat dan do’a dari para sahabat agar bukuku bisa segera selesai dan bisa segera ku kirim naskahku ke tempat mbak Linda Razad bekerja. Terima kasih atas kunjungannya yah. Semoga bisa mendapat manfaat, Jazakillah khairan katsiran, uhibbuki fillah .

Jumat, 24 Mei 2013

Sosok Pria Idaman....

Siapa sih cewek yang tidak suka dengan cowok yang KECE (alias keren), smart, tampan, sholeh, penulis buku pula ??? Hayoo, ngaku.....semua cewek #eh, rata-rata cewek pasti mengidam-idamkan sosok pria seperti itu kan ???

Tapi, tidak semua wanita memiliki standar yang sama, setiap kepala manusia memiliki pendapat,selera,pemikiran serta keinginan yang berbeda-beda...Sama halnya dengan 2 saudara kandung ini :Aku dan kakakku hihihihi...Kalau masalah kriteria pria sih, yaaah...standarnya hampir-hampir miriplah, tapi teteup...orang yang dikagumi plus diidamkan beda dong !! hehehehe...
Kakakku yang akrab kusapa dengan sebutan “Mbak Lisha” itu beda 8 tahun loh denganku, tapi terkadang bila jalan bersama, orang mengira aku dan mbak lisha itu kembar (Mirip dari manax yah ?? yang satu matax sipit, yang satu bellow #garuk-garukKepala :D hehehe)
Sepintas, orang memang mengira kami itu kembar, mungkin itu dikarenakan, kami selalu kompak dalam hal apapun. Mulai dari tampilan fashion, hingga hobby. Kami sama-sama senang membaca, apalagi buku-buku motivasi islam, hmmmm....,dengan segera kami santap deh (makanan kalle’ pengen disantap) hehehehe....
Karena hobby yang sama, kami sering tukar pikiran mengenai buku-buku terbaru. Daaaaaan, yang tidak luput dari buku itu adalah penulisnya,bukan ???? hehehe...Kami juga sesering mungkin up to date mengenai penulis baru (utamanya cowok yah) hihihihihi #TutupMuka
Nah,,,awalnya kami berdua terkesan dengan sebuah buku yang didalamnya berisi tentang referensi islam, dimana penggunaan bahasanya yang sangat mudah dicerna dan sesuai dengan bahasa-bahasa anak muda jaman sekarang (Tapi bukan anak Alay loh yah)
Ahmad Rifa’i Rif’an....yah itu dia penulis muda yang terkenal dengan bahasan “Ngomporin Nikah Muda” nya. Beliau masih sangat muda umurnya yang sekarang sekitar 26 tahun. Tapi, itu tadi, hampir beberapa bukunya yang bestseller mengangkat tema “Nikah Muda”. Aku mengenal kak rifa’i (Biar akrab dikit, hehe) dari bukunya yang berjudul “Man Shabara Shafira”,buku itu milik mbak lisha sih, tapi dia meminjamkannya untukku. Mulai saat itu, aku dan mbak lisha rajin ke toko buku untuk mencari-cari buku lain beliau. 
Suatu hari, aku dan kak lisha berbincang-bincang. Saat itu aku lagi tertarik dengan sosok pria (Malu ah hehehe). Jadi perbincangan kami saat itu dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan mbak lisha yang membuatku semakin malu untuk menjawabnya. Mengingatnya saja malu, apalagi membicarakan tentang dirinya...Ah, astagrifullah....  Maaf ya Allah, terlalu lebay 
Kita lanjut yah....nah mbak lisha tak henti-hentinya melemparkan pertanyaannya padaku mengenai pria idamanku itu. Aku cukup memberikannya sebuah klu, yaitu dia adalah seorang penulis buku...Jeng,jeng...ayo tebak siapa dia ???
Dia adalah....Andi Arsyil hahahahahahahahaha.......(Tertawa terbahak-bahak) Pasti tadi pikiran, sahabat semua, pria yang kumaksud itu kak rifa’i yah ???
Hee..huussst..kak rifa’i itu sudah punya istri tau’, cukup karyanya saja yang dikagumi, orangnya jangan terlalu dikagumi nanti istrinya marah loh hehehe... #Piiss mbak Aisya crishty ^_^V
Kita kembali ke topik. Mungkin pada kaget yah kenapa tadi klunya seorang penulis ? Buat sahabat semua yang belum tau, kak Arsyil itu, selain pemain sinetron dia juga seorang penulis buku. Buku yang paling dan sangat kusukai adalah bukunya yang berjudul “HOPE”. Dan itu membuatku semakin mengidamkan beliau, itu semua karena beliau seorang penulis buku yang merupakan profesi yang kumimpi dan cita-citakan.
Berbeda dengan mbak lisha. Mbak lisha itu suka dengan seorang penulis juga. Nama penulis itu adalah Muhammad Assad. Beliau juga penulis muda yang berbakat. Karena kepintarannyalah sehingga mbak lishaku ini jatuh hati padanya hahahahaha......
Kak Arsyil dan kak Assad adalah 2 orang penulis yang memiliki kepintaran dan otomatis ketampanan yang berbeda #Eh hehehehe....Maksudnya sama kepintaran dan profesinya tapi orangya yang berbeda. Yang satu disukai mbak lisha, yang satu disukai oleh adiknya :P
Allah menciptakan sebaik-baiknya makhluk yaitu manusia, subhanallah. Menjadi seorang penulis adalah cita-citaku dan juga sekaligus cita-cita mbak lisha. Kami ingin menjadi manusia yang berguna walau melalui sebuah coretan tangan sederhana kami. Maka dari itu kami berdua gemar membaca buku dan mengidolakan penulis muda berbakat agar api semangat kami membara dan insyaallah bisa menghasilkan karya yang bermanfaat dan bisa menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia lewat jariyah kami melalui buku.
Mohon maaf, sahabat jikalau postingan saya kali ini agak sedikit lebay dan banyak kesalahan didalamnya. Saya hanya manusia biasa yang mengekspresikan suasana hati saya lewat tulisan sederhana.

Sedikit tayangan foto yang sudah kuedit hehehe....


Foto Kak Arsyil saat umroh
Foto Kak Assad dan Mbak Lisha


Semoga semangat jiwa membaca kita terus abadi dalam diri, sehingga kita menjadi pribadi yang cerdas lewat buku 
Trima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan saya hehehe...
Jazakillah dan salam Ukhuwah \^_^/

Kamis, 23 Mei 2013

Titik Jenuh !

Pagi ini hujan mengguyur bumi.....Sejuk rasanya !
Tapi entah kenapa hati ini tidak ingin sesejuk bumi yang seolah tersenyum manis setelah mendapat siraman air hujan.

Lelah....sungguh lelah, tapi tetap harus kujalani...
mau bagaimana pun ini adalah pilihanku, ini adalah jalan yang mesti kutempuh walau tubuh dan pikiran ini kupaksakan untuk menerobos segala hambatan yang terkadang membuatku stag sampai disini.

"Come on, nurul....lihatlah tepat didepanmu, berjejer foto wisuda ibu, abang iyar dan mbak lisha. Tidakkah kau bangga ketika foto wisudamu dipajang berderetan dengan mereka ??" suara hatiku seketika merobohkan dinding kelelahan itu.

Teringat pertama kali menyandang predikat baru sebagai seorang "MAHASISWI" sungguh luar biasa bangganya diri ini. Merasa bahwa predikat itu telah menggambarkan bahwa AKU telah menjadi sosok yang dewasa. Menjalani hari pertama, kedua, ketiga dan seterusnya dengan semangat yang tinggi. Mendapat teman baru, suasana baru, dan segala lingkaran kehidupan yang baru.

Tahun pertama kala itu dihiasi dengan semangat menjalani proses demi proses yang hingga akhirnya sampai disebuah titik kejenuhan. 3 tahun bukan waktu yang singkat untuk sebuah proses, tapi akan singkat jika dibarengi dengan keikhlasan.

Lelah memang, tapi kata ibu " Tidak ada kesuksesan yang tidak dimulai dari bawah. Semua dimulai dengan perjuangan, perjuangan melewati kemalasan dan rasa putus asa."

Mengingat kata ibu itu, seketika membuat semangat ini bangun kembali. Berdiri tegap, siap untuk menghadapi hambatan didepan sana.

Bismillah.....
"Allah selalu ada untukmu,rul....Allah akan membantu segala kesukaran yang kau hadapi. tetaplah semangat, teruslah berjuang karena mimpi dan cita-citamu sudah menunggu didepan sana."

I just wanted to try to fight the boredom.
Thank you, God raised up the spirit again.


 ^_^

Senin, 20 Mei 2013

Ikut Lomba Nulis, yuk...

Assalamu'alaikum....

Selamat Pagi, sahabat.... :)

Oh iya, hari ini saya ingin memberikan kabar baik untuk sahabat yang doyan nulis. Izinkan saya menjelaskan kabar baiknya yah :)

Alhamdulillah, saya dan teman-teman mendirikan sebuah lembaga khusus penerbitan buku nama lembaga kami adalah ^ Partnert Media (6PM). Nah, kami baru berjalan sekirat bulan desember 2012. Program kerja kami adalah membuka kesempatan untuk sahabat semua yang doyan nulis tapi belum bisa menampilkan karyanya dalam bentuk buku. Saya dan teman-teman kali ini membuka peluang bagi sahabat yang ingin karyanya dimuat dalam sebuah buku terbitan kami.

Kami mengadakan lomba. Untuk lebih lanjut silahkan hubungi kami di :

Facebook : http://www.facebook.com/6partnermedia?fref=ts
Fanpages : http://www.facebook.com/6pm.web.id?fref=ts
Twitter : https://twitter.com/6PM_ID
Website :6pm.web.id

Sekian postingan saya kali ini,sahabat
Semoga bisa bermanfaat, kami tunggu karya kalian semua.
Terima kasih :)

Melepas Rindu

Bismillahirrahmanirrahiim.......

Alhamdulillah kembali lagi menebar pengalaman di ladang ide_Khu.....Apa kabar coretan-coretan tanganku ??? Apa kabar sahabat pengunjung Blog sederhanaku ??? Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kebahagiaan bagi kita semua.....Aamiin Ya Rabbal 'alamin

Oh iya, syukur Alhamdulillah kuucapkan karena Tuhan ku yang maha baik, Allah SWT masih memberikan kesempatan menebar tulisan disini. Setelah kembali dari tanah haramNYA, sulit sekali meluangkan waktu untuk mengisi entri blogku, padahal sebelum berangkat aku sudah berniat akan segera berbagi keistimewaan pengalaman selama disana lewat coretan tanganku. Tapi, itulah karena banyak alasan jadinya baru bisa nulis lagi hehehehe....Beberapa hambatan yang selalu menghalangi niat ini untuk berbagi. Yang menjadi alasan utama yang mengganjal ketika ingin kembali menulis adalah materi kuliahku yang beberapa minggu sempat terabaikan semenjak ke tanah suci. Tapi, hingga saat ini, alhamdulillah bisa juga ku kejar ketinggalanku dibeberapa mata kuliah, hingga akhirnya mendapat waktu untuk menulis.


Alhamdulillah....Bahagia rasanya, sahabat bisa berkunjung kerumahNYA, sulit digambarkan kebahagiaan yang menyelimuti perasaan ini. Tangis haru selalu jatuh dikala mengenang kembali kemudahan yang Allah berikan untuk menginjakkan kakiku disana. Betapa orang yang ingin kesana, yang telah mengerahkan segala kekuatannya mencari materi yang menjadi hambatannya untuk berkunjung kesana. tapi, aku dan keluarga begitu mudahnya bisa beribadah disana.

"Ya Allah, betapa baikNYa engkau padaku, jangan jadikan hamba menjadi manusia yang kufur akan nikmatMU, Ya Allah....Mohon jadikan hamba manusia yang senantiasa bersyukur atas apa yang telah kau berikan hingga detik ini". Itu yang selalu kukatakan dalam hati ketika membuka lagi foto-foto yang menjadi kenangan kami itu.

Wuih.....bingung nih mau cerita dari mana, hehehe saking banyaknya pengalaman berharga yang ingin kuceritakan. Untuk kali ini, cerita mengenai pengalaman ditanah suci tidak ku bagikan disini, maafkan saya tidak bisa menceritakannya, sahabat karena berhubung visiku selanjutnya adalah membuat buku maka aku akan menceritakan semua pengalamanku itu dalam sebuah buku yang akan kutulis.

Yang penasaran, sabar...Mohon do'a ikhlas, sahabat semua agar visiku itu bs terwujud dngan segera sehingga bisa berbagi dan bermanfaat bagi sahabat semua.

Untuk entri kali ini mugkin hanya sekedar pengantar, dan menjadi pelepas rinduku menulis disini. Tapi, insyaallah jika tidak terlalu sibuk. Blog ini akan terus ku up date hehehe.....

Sekian dulu cuap-cuapku hari ini, semoga bs menjadi pelepas rindu untuk sahabat semua.... #PeDe banget yah mau dirindukan hehehehe :D

Salam ukhuwah..... :D

 
template by suckmylolly.com