Alhmdulillah masih diberi waktu,kesehatan dan kesempatan untuk berbagi kembali.. :D
Nah,kali ini sy ingin sedikit bercerita tentang pengalaman saya sewaktu menjalani kuliah kerja lapangan profesi (KKLP) di salah satu kantor pemerintahan daerah dikota saya yaitu kota palopo.Berikut sedikit saya ceritakan
Alhmdulillah...saat ini saya sdh melepas masa semester saya di semester 4,sekarang saya berada dalam jeda untuk memasuki suasana baru disemester 5,tapi sebelum memasuki dunia disemester 5,ada salah satu program dikampus saya yaitu mahasiswa yang beranjak naik semester 5 diwajibkan mengikuti program KKLP (kuliah kerja lapangan profesi ).
Sebelumnya saya memang mengetahui akan program itu,dan sepertinya masih belum percaya kalau saya akan menjalani program itu,hehhehe baru sadar saya kalau sudah semester 5,waaah setahun lagi semester 7 :D
sebenarnya program dikampus saya ini program yang harus diikuti oleh mahasiswa semster akhir yaitu semester 7,tapi berhubung dikampus saya tidak ingin merepotkan mahasiswanya jadi program itu dipercepat untuk semeter 5,dikarenakan disemester 7 itu,mahasiswa sudah mulai mencari judul skripsi,makax dipercepat agar disemster 7 nnti hanya memfokuskan di skripsi,dan tidak memikirkan KKLP Lagi..hehehe
Disinilah dimulai kegelisahan saya,kegelisahan akan menjalani kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang baru dan lingkungan yang baru..maklum lah saya itu orangnya pemalu,lingkungan bergaul saya hanya dirumah dan kampus,jadi kalau berhubungan lingkungan yang baru,bawaannya stress hehehe... :)
Saya terus berharap,Allah memudahkan kegiatan yang akan saya lakukan ini,karena pengalaman baru saya ini membuat saya sangat takut dan gugup jika berhadapan dengan orang yang baru...
Disaat pendaftaran,saya tak tahu harus berbuat apa,saya bingung,karena saya akan dimasukkan kedalam kelompok dan saya belum tahu siapa saja teman kelompok saya,tempat dan pembimbing juga belum ditentukan.Benar-benar takut saya pada saat itu.Rasa takut itu terus menghantui saya,jika teman-teman saya membahas tentang itu.Secara tidak langsung dengan adanya program ini,saya dituntut untuk berbaur dengan teman baru sekelompok saya nanti.Padahal saya kan orangnya susah bersosialisasi ???
Satu-satunya harapan saya pada saat itu adalah memohon ketenangan hati dari Allah,Tuhan yang selalu ada untuk saya,selalu mendengar keluhan-keluhan saya disaat kegalauan saya muncul.Saya tidak henti-hentinya meminta kepadanya untuk disatukan dengan teman kelompok yang baik yang mau menerima saya yang pemalu ini.Sholat lail dan Dhuha adalah penolong saya,dalam sholat itu selalu saya pinta untuk kebaikan dan kemudahan saya dalam menjalani program yang akan saya ikuti itu.Pasrah,merupakan jalan satu-satunya yang saya lakukan.Setelah pendaftaran,saya dan teman-teman menunggu waktu yang menentukan tempat dan teman serta pembimbing kami masing-masing.
Tibalah saat yang menegangkan,PEMBEKALAN.pembekalan adalah proses yang harus dilalui sebelum turun ke lokasi yang ditentukan.seperti namax pembekalan,disana saya dan teman-teman diberikan beberapa bekal untuk kami sebelum menjalani tanggung jawab kami disana.Pertama masuk gedung,entah kenapa jantung ini berdebar cepat,dapat saya rasakan bunyinya "Dag-Dig-Dug Deer" hehehe...
saya langsung berjalan menuju deretan kursi kosong bagian tengah,bersama teman-teman saya,kami duduk dengan perasaan was-was,beberapa teman saya ngobrol tentang kegelisahannya.
Beberapa materi kami terima hari itu,sebuah pembelajaran berharga bagi kami peserta yang akan berada di lingkungan kantor.
Setelah pemberian materi,saat-saat menegangkan itu sudah didepan mata,pembagian kelompok,tempat dan dosen pembimbing pun sudah hampir diumumkan..
"YaAllah,tolong hamba,berikanlah hamba teman sekelompok,tempat dan dosen pembimbing yang baik.Mudahkanlah hamba berbaur dengan mereka" itulah do'a yang selalu saya panjatkan sejalan dengan penyebutan nama masing-masing anggota kelompok.
Setelah beberapa teman saya sudah disebutkan namanya,mereka bertanya kepada saya "Rul,kamu sekelompok dengan siapa ??? trus dikantor mana ??" pertanyaan itu semakin membuat saya gugup,bagaimana tidak,nama saya belum juga disebut,padahal beberapa teman saya sudah mengetahui tempat dan teman sekelompoknya.Dengan muka yang was-was sayapun menjawab "namaku belum disebut,sabar saja dulu" sambil tersenyum menyembunyikan perasaan gelisah.
Saya terus melihat kelayar depan,dimana nama-nama peserta tertera disana.Sambil terus berdo'a mataku tak lepas menatap kedepan.Ketika mataku membaca nama demi nama,kudapati namaku disana,kubaca satu demi satu nama teman kelompok,ternyata 2 teman sejurusan saya berderetan dengan nama saya..Alhamdulillaaaah....ternyata do'a saya terkabulkan,saya dipertemukan dengan teman sekelompok yang 2 tahun terkhir ini selalu saya jumpai dalam kelas,hehehe itu artinya saya tdk perlu bersosialisasi lagi.walaupun begitu tetap saja saya harus bersosialisasi dengan 5 orang lainnya yang merupakan senior saya.
Begitu bahagia rasanya bs sekelompok dengan teman saya itu,walaupun kami tidak terlalu akrab,tapi setidaknya saya dan mereka sudah saling mengenal.Saat itu pula saya mengetahui dosen pembimbing saya.Awalnya saya takut dengan beliau,karena belum kenal,tapi kata teman saya,bapak itu sangatlah baik,berkuranglah rasa takut saya kepada beliau.Saya ditempatkan dikantor BAPPEDA,disanalah saya dan teman sekelompok saya menghabiskan waktu selama 2 bulan untuk menuntut ilmu mengenai dunia kantoran.
Sehari setelah pembekalan,saya dan teman kelompok berkumpul dikampus untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu pelepasan.Disana kami berkumpul dan diberi sedikit arahan oleh dosen pembimbing kami.Kami diberikan bekal ilmu bagaimana menempatkan diri sebagai mahasiswa yang menjalani proses pembelajaran dikantor orang.Setelah mendengar pembimbing saya berbicara,saya sudah menebak bahwa bapak itu pasti orang jawa,hehehe meddoknya jelas sekali terdengar.Senang rasanya berada dalam kelompok itu,rasa syukur pun tak luput saya panjatkanuntuk Allah,Tuhan yang memberikan kebahagiaan ini.walaupun belum mengenal dengan beberapa teman kelompok,tapi saya yakin Allah akan memberikan saya kemampuan untuk bersosialisasi dengan mereka dan bekerja sama dalam program kelompok yang akan kami selesaikan bersama.
Hari demi hari kami lewati bersama,seiring dengan berjalannya waktu sayapun sedikit demi sedikit sudah mulai bisa berbaur dengan mereka,bercanda bersama,menyelesaikan masalah bersama.Kekompakan kami dalam kelompok sangatlah baik.Bila ingin pulang kantor,kami saling menunggu dan bersama-sama pulang walaupun ditengah jalan kami berpencar untuk mengarah kerumah masing-masing.Saya sangat bersyukur diberikan teman kelompok yang sehebat,dan sebaik mereka.
Selama ini do'a tidak pernah lepas saya panjatkan kepada ilahi robbi,saya selalu meminta kemudahan urusan selama saya menjalani program ini.Dan hingga pelepasan,seminar hasil sampai penutupan,bantuan dan kemudahan Allah tidak pernah lepas dari hari-saya.
Alhmdulillaah,tiada yang sanggup saya katakan selain syukur untuk Allah,atas segala kemudahan,bantuan dan kasih sayang,serta rahmat yang telah diberikan kepada saya.Saya merasa bahwa Allah sayang kepada saya,maka dari itu,apapun yang saya pinta,dikabulkan.
Tiada yang lebih dahsyat dalam hidup ini selain DO'A.Doa yang selalu membuat saya tenang.memasrahkan segalanya kepada Allah,apapun yang terjadi saya sangat yakin itulah yang terbaik untuk saya.
Maka dari itu,saya tidak pernah lepas dari do'a,Allah itu selalu mendengar dan akan mengabulkan do'a hambanya yang membutuhkan.Selain do'a,usaha pun bagian dari usaha agar keinginan dikabulkan oleh Allah.
Inilah sekilas pengalaman saya,semoga bermanfaat :D
Minggu, 23 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar