Pages

Selasa, 02 Oktober 2012

Berawal Dari Buku Catatan

Bismillahirrahmanirrahiiim.....

Berawal dari sebuah tulisan kecil dari catatan ku,seorang teman yang baru 2 bulan kukenal,secara tidak sengaja membaca tulisan sederhanaku itu hehehe....malu kan jadinya.

Sebenarnya awal mula dia membaca coretan tanganku itu adalah ketika diriku sebagai bendahara kelompok saat Kuliah kerja lapangan berlangsung.Pada saat itu catatan itu hanya kugunakan menulis beberapa ungkapan hati,boleh dibilang diary kecil,tapi dibagian belakang,dari pada kosong,mending kugunakan untuk menulis catatan keuangan untuk kelompokku.kenapa buku itu berada ditangan temanku itu ?? nah simak ceritanya berikut ini hehehe :D

Ketika itu ibu secara tiba-tiba mengajakku ke luar kota,tepatnya kota makassar,ibu menyuruhku meminta izin ke ketua kelompok KKLP.Sebagai bendahara aku sebenarnya menjalani beberapa tanggung jawab,yaitu mengumpulkan beberapa uang dari teman kelompok untuk membiayai program yang akan kami laksanakan sebelum penarikan tiba.

Nah,disinilah awal mulanya,kenapa buku catatanku itu ada ditangan temanku.Aku menitipkan buku dan beberapa lembar uang yang telah dikumpulkan teman kelompokku itu kepada temanku ini,sebagai sekertaris sepertinya beliau pantas untuk menggantikan tanggung jawabku itu walaupun hanya sementara hingga aku pulang kembali dari luar kota.

Saat itu aku lupa bahwa dibagian belakang buku itu ada beberapa lembar catatan curahan hatiku dibuku itu.Namanya manusia dasar pelupa,hehehe...Setelah beberapa hari,aku kembali dari luar kota,dia mengembalikan buku catatanku itu.Tidak ada rasa curiga sebenarnya saat buku itu berada kembali ditanganku,tapi setelah kubuka dan niat awalnya ingin melihat catatan keuangan,tanpa sengaja kubuka bagian awal bukuku,dihalaman 10 terdapat beberapa bait tulisan,aku kaget saat itu, "Nah,ini tulisan siapa yah,perasaan tulisanku tidak seperti ini ???" gumamku dalam hati.Setelah kuingat-ingat,nah jangan-jangan tulisan ini adalah tulisan temanku ??? Kubaca tulisan itu,diatas beberapa bait tulisan,ada kata yang membuatku tersenyum membacanya "NUMPANG CURHAT" hehehehe...isinya sedikit curahan hati beliau.Tertegun aku membacanya,ternyata dibalik keceriaannya selama aku mengenal beliau,tidak kusangka tersembunyi suatu kesedihan dan kegelisahan dalam dirinya.
Sedikit kuceritakan,bahwa temanku itu adalah seniorku dikampus,dia sudah kuanggap teman,walaupun saat menyapanya masih menggunakan panggilan "Kak".Beliau selalu menebar senyum,selalu bercanda,sepi rasanya kantor tempatku KKLP tanpa kehadirannya.Tak pernah sekalipun aku melihatnya sedih ataupun mengeluh.Beliau selalu melihat segala sesuatu yang beliau dapatkan itu sebagai anugrah dari Tuhan.Itulah yang ingin saya pelajari darinya,ilmu yang membuatnya selalu terlihat bahagia setiap hari.

Kita lanjut yah,Setelah membaca coretan tangannya,aku berniat untuk menanyakan hal tersebut kepadanya.Seketika kuambil handphone dan mengirimkan pesan singkat ke nomornya. "Kak,tadi buku catatan keuanganku secarat idak sengaja kubuka,dan kutemukan catatan didalamnya,apakah kakak yang menulisnya???" begitu isi pesan yang ku kirimkan kepadanya.Tidak lama kemudian handphoneku berdering,kubuka pesannya,tenyata balasan pesan dari temanku itu. "Oh,iya,rul maaf yah itu tulisanku,waktu kau memberikan buku itu kepadaku,secara tidak sengaja kulihat tulisanmu didalam buku itu,karena terharu membaca tulisanmu itu,akupun menulis beberapa curahan hatiku dibalik kertas itu,jadi malu nih aku sama kamu,rul,maaf yah"hehehehehe tertawa saya membaca pesannya,kemudian kubalas pesannya "oalah,kak kenapa mesti malu ?? tenang saja kak aku tidak akan memberitahukan kejadian ini kepada siapa-siapa,rahasia aman ditanganku,hehehe sepertinya kakak ada bakat nulis nih,sama kayak saya :) tingkatkan yah,kak ??" begitu jawabku.Dan dia membalas lagi "waah,itu cuma kebetulan,rul secara tidak sengaja,hanya karena membaca sesuatu aku baru bisa ngungkapin perasaanku lewat tulisan".

Sepertinya dia masih belum percaya diri dengan bakat tersembunyinya itu,padahal kalau dilihat-lihat tulisannya itu sudah bagus."kak,bakat itu memang harus dicari,berawal dari kegemaran,akan lahir bakat yang telah diberikan Tuhan,kenapa tidak untuk dikembangkan.Ayolah kak aku mendukungmu untuk terus nulis.Nulis itu seru loh,kak bisa meringankan sedikit beban yang sedang kita bawa.Coba dulu lah,kak sedikit demi sedikit kalau lama-lama pasti akan ketagihan.Dengan nulis kita dapat meluapkan segala kesedihan,kerisauan bahkan rasa bahagia kita,dari pada dipendam bisa nimbulin jerawat,mending kita curhatnya dibuku ajah :)" Aku mencoba untuk menumbuhkan percaya dirinya untuk terus menulis."okeh,rul terima kasih atas dukungannya,aku akan coba yah,hehehe"

Alhmdulillaaah,senangnya hati ini membaca pesannya seperti itu.Obrolan lewat pesan singkat itu berakhir dengan balasan pesanku yang berisi "siiip,kak kutunggu tulisan selanjutnya yah,jangan sungkan cerita sama aku,hehe".

Berawal dari beberapa bait tulisan didalam buku catatanku,bisa membuat seorang teman menumbuhkan niatnya untuk menulis.Betapa bahagianya,bisa membuat orang lain menemukan bakatnya,membantu orang lain menumbuhkan semangat yang positif.

Terima kasih untuk kakak seniorku itu,dengan niatnya yang begitu positif ingin terus menulis,semangatku untuk terus menulispun semakin kuat,walaupun hanya mampu menggabungkan kata-kata sehingga menjadi kalimat yang sederhana,tapi saya sangat bangga dengan diriku sendiri karena sudah menjadi contoh bagi orang lain untuk melakukan sesuatu yang baik.

Semoga dengan pengalamanku ini,bisa memberikan manfaat bagi kita semua bahwa kebahagiaan yang hakiki itu terletak pada diri kita sendiri.Bisa membawa manfaat bagi orang lain dan membantu orang lain walau hanya sedikit pengorbanan kita untuk mereka akan terbalaskan dengan rasa kebahagiaan sejati.

Teruslah mengukir kebaikan didunia yang indah ini,penuhi hidup dengan membahagiakan dan menolong sesama manusia.

Moga manfaat yah,terima kasih sudah meluangkan waktu berkunjung diblog sederhanaku ini :D

0 komentar:

 
template by suckmylolly.com