Pages

Selasa, 15 April 2014

BERSYUKUR ADALAH KUNCI KEBAHAGIAAN

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Proyek Menulis Letters of Happiness: Share your happiness with The Bay Bali & Get discovered!


BAHAGIA

Guys, Apa yang ada di benak kalian setelah mendengar kata “Bahagia” ? Mungkin kalian punya versi masing-masing tentang arti Bahagia.

Kalian pernah dengar nama Gobind Vashdev ? Yah, lelaki yang menyebut dirinya sebagai heartworker (seorang pekerja hati). Saya menemukan arti kebahagiaan setelah membaca bukunya yang berjudul “Happiness Inside”. Sedikit kuceritakan, Gobind Vashdev adalah seorang WNI keturunan India yang menghabiskan masa kecilnya di Surabaya, kemudian menetap di Bali. Kemunculannya yang pertama kali di layar TV yaitu pada saat dia mengikuti reality show Penghuni Terakhir 2 di ANTV sebagai seorang pesulap dan volunteer.
Gobind tidak lulus S1, tetapi sejak kecil ia memiliki ketertarikan yang besar pada pelajaran yang bersifat informal. Buatnya, setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah, dan setiap jam adalah waktu belajar. Menjadi vegetarian lebih dari 20 tahun sama sekali tidak menghambat langkahnya dalam berkiprah di dunia yang di cintainya ini. Gobind menemukan kebahagiaan dalam berbagi dan memberikan apa yang ia miliki kepada orang lain.
Itu sedikit profil tentang Gobind Vashdev yang saya baca di akhir lembar bukunya.

Saya banyak belajar memaknai hidup dan menemukan arti kebahagiaan di dalam buku Gobind.

“Aku belajar diam dari yang cerewet, toleransi dari yang tidak toleran dan kebaikan dari yang jahat. Namun anehnya, aku tidak pernah merasa berterima kasih kepada guru-guruku itu”
Itu salah satu petikan kalimat yang ada dalam buku Gobind. Betapa kita tidak pernah menyadari bahwa setiap hari dan setiap waktu, di manapun dan kapanpun selama kita masih bernapas,  kita selalu belajar. Konotasi belajar bukan hanya di sekolah, seperti prinsip Gobind
“setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah dan setiap jam adalah waktu belajar”

Yah…Belajar itu cakupannya luas, guys…Kita bisa belajar, belajar menjadi seseorang yang pendiam ketika kita bertemu dengan orang yang cerewet. Bahkan kita dapat belajar menjadi orang baik ketika kita berhadapan dengan orang jahat.

Bahagia itu pilihan menurut Gobind, pilihan untuk membuat diri kita nyaman dan mensyukuri segala apa yang kita miliki, karena belum tentu orang lain bisa menikmati apa yang kita miliki saat ini.

Ngomong-ngomong tentang Gobind. Gobind itu sekarang menetap di Bali. Kalian pernah ke Bali ?? Apa ?? Belum ?? Astaga…saya juga belum pernah ke sana, guys hehehe but no problem, suatu saat kalau diberi kesempatan, kita bisa merasakan keindahan pulau yang kaya akan budayanya itu.
Di jaman yang modern ini, semua bisa kita jelajahi dengan menggunakan kecanggihan internet. Kita bisa melancong ke mana saja dengan internet. Kalau saya ditanya mau liburan kemana, jelas saya tertarik berlibur ke Bali. Why ? karena Bali adalah salah satu pulau kekayaan Indonesia. Saya sih punya prinsip, sebelum bisa liburan ke luar negeri, sebagai warga Negara Indonesia, sayang sekali rasanya bila belum menikmati keindahan negeri sendiri.

Waalaupun belum pernah ke Bali, tapi saya bisa merasakan keindahan pulau Bali lewat Laptop. Bali memiliki berbagai macam keindahan. Mungkin ini alasan kenapa Gobind betah menetap di Bali. Tentu saja karena pulaunya luar biasa keren, jelas semua orang yang berkunjung ke sana dapat merasakan kebahagiaan, bukan Cuma Gobind saja, tapi semua orang bisa merasakan itu.
Untuk lebih jelasnya, di Bali itu ada sebuah pantai yang indah sekali namanya pantai Nusa dua.

Pantai Nusa dua Bali (Facebook The bay Bali)

Keren nggak, guys…widih…Amazing. Pasirnya putih bersih dan membuat orang yang melihatnya seperti jingkrak-jingkrak pengen terbang ke sana hahaha….
Nah, di dekat Pantai Nusa dua terdapat sebuah Square Complex yang terdiri dari restoran-restoran elit yang terkenal bernama “The Bay Bali”.
You should look this, guys 

Pulau Bali (Facebook The Bay Bali)


Wuhuw…..it’s The wonderful island. Sungguh luar biasa keindahan alam negeri kita, guys. Tidak kalah indah dengan pemandangan luar negeri.
Itulah kenapa Gobind sangat peduli dengan alam. Karena baginya alam adalah guru yang sudah terlalu baik pada kita sehingga patut kita hormati dan pelihara.

Bahagia itu sederhana kan, guys. Kita cukup mensyukuri apa yang kita miliki, termasuk mensyukuri keindahan alam yang Tuhan berikan di negeri kita Indonesia.

“Bersyukur ibarat kunci untuk membuka pintu kebahagiaan” (Gobind Vashdev)

0 komentar:

 
template by suckmylolly.com