Senin, 14 Desember 2015
Manusia Keramat Satu-satunya
Diposting oleh Unknown di 02.05 0 komentar
Kamis, 12 Juni 2014
Finally I Get it (S.E)
Alhamdulillah....Alhamdulillahirabbil'alamin......
Wuhuw....*Mewek*
Aduh Speechles....mau ngomong dari mana dulu yak. Saking senangnya.
Ya Allah terima kasih atas semua kemudahan di hari ini. Idih berasa melayang kaki saya hahaha....
benneran sarjana nih ? *TepukTepukPipi* ternyata bukan mimpi. Alhamdulillah....
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, selama 4 tahun pas, akhirnya saya dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelas sarjana Ekonomi. Ecciyeee yang sudah sarjana hahaha.....
Hari ini adalah hari bersejarah dalam hidup saya, dan otomatis tidak akan pernah terhapus dari memori ingatan saya. Kayaknya semua orang yang sudah mendapat gelar, rasanya akan sama. sungguh luar biasa. Luar biasa karena sudah mampu merobohkan dinding ketakutan akan sidang akhir.
Yah....tidak dipungkiri bahwa saya juga sempat stress dan pesimis disaat lagi pusing-pusingnya mengerjakan skripsi. Sebuah tugas akhir yang menjadi momok setiap mahasiswa tingkat akhir.
Gilaaa...galaunya minta ampun. Tapi, saya percaya dengan Firman Allah, bahwa "sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan" dan itu yang menjadi dasar saya untuk tetap bertahan dalam proses akhir ini.
Setiap kejadian itu pasti ada hikmahnya, semua terjadi atas kehendak Allah. Beberapa hikmah yang dapat saya petik dalam proses perjalanan hidup saya ini :
1. Tidak dikatakan orang beriman bila tidak ditimpakan ujian untuknya. Yah, untuk mendapatkan gelar sarjana, memang harus melewati berbagai macam ujian. Mulai dari ujian semester untuk naik tiap semester. Masa iyyah kita bisa sarjana kalau tidak pernah ikut ujian untuk naik semester. Ujian itu berguna untuk melihat kemampuan kita selama 1 semester itu. Begitupun dengan ujian hidup. Ujian yang diberikan kepada masing-masing manusia dengan level yang berbeda gunanya untuk mengukur seberapa besar keimanan dan ketakwaan kita terhadap takdir yang ditetapkan Allah atas hidup kita. Jadi setiap perjuangan yang dilakukan itu tidak luput dari yang namanya ujian. Saya yakin, ujian yang saya hadapi ini, tidak lain untuk membuat saya bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dan memiliki ilmu yang bisa bermanfaat untuk saya pribadi maupun oranglain.
2. Jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu. Yup....selama proses pengerjaan skripsi, saya dituntut untuk sabar menghadapi segala kejadian yang tidak mengenakkan hati. Mulai dari kekecewaan akan skripsi yang dicoret-coret, kelelahan menunggu pembimbing yang akhirnya tidak datang, dan rasa sakit hati ketika dibentak pembimbing ketika isi skripsi tidak sesuai dengan keinginannya. Alamaaaak....Stressnya tingkat dewa. Tapi, yah....mau tidak mau, kejadian tersebut harus dilewati dengan sabar. Bahkan sering saya menangis ketika sholat. Menangis karena merasa kesulitan dalam menghadapi semua yang terjadi, tapi setelah nangis di atas sejadah, hati saya plong lagi dan semangat kembali terisi full. itu sumber kekuatan saya.
3. Tidak ada kerja keras yang sia-sia. Kita tidak mendapatkan sesuatu jika tidak berusaha. di dunia ini tidak ada yang instan. kalaupun ada yang instans pasti hasilnya tidak akan maksimal. Berusaha melawan kemalasan saat pengerjaan skripsi adalah tindakan yang sangat sulit. Berjuta alasan dan alibi yang bergelantungan di otak, yah alhasil skripsi kesayangan harus terabaikan dan tersimpan rapi di laptop. Kalau itu terus-terus terjadi, saya tidak akan mendapat gelar sarjana, tapi akan mendapat gelar MAPALA (mahasiswa paling lama). Pencapaian saya hingga detik ini, berawal dari usaha melawan semua alasan-alasan yang dapat membuat saya jadi malas menatap laptop lama-lama. Tapi, untungnya saya mampu melewati rintangan demi rintangan itu.
4. Do'a adalah senjata orang mukmin. Sebagai seorang muslim, kita tidak pernah luput dari yang namanya berdo'a. Ada yang bilang "kalau usaha tanpa do'a itu namanya sombong, tapi kalau berdo'a tanpa usaha itu namanya malas". Selama berjuang dalam penyelesaian skripsi, selain usaha, saya tidak henti-hentinya berdo'a agar diberikan kemudahan dan kelancaran. Dan hasilnya Alhamdulillah...saat ujian saya mendapat penguji yang baik-baik. bahkan dari krtiga penguji, dua diantaranya adalah pembimbing 1 dan pembimbing 2 saya. bayangkan, saya adalah satu-satunya peserta yang mendapat pembimbing sebagai penguji. hasilnya saya tidak pernah merasa kesulitan di dalam ruangan pas ujian berlangsung. Suatu kesyukuran yang sangat luar biasa. saya sangat yakin, bahwa semua itu atas kehendak Allah, yang memberikan kemudahan untuk saya.
setiap manusia memiliki perjalanan hidup yang berbeda, tapi semoga apa yang kita jalani hingga saat ini dapat memberikan hikmah dikemudian hari. Tidak ada yang sia-sia selama kita berusaha......
Beribu ucapan terima kasih tidak akan bisa membalas semua anugerah yang telah Allah berikan kepada saya. Ibu, terima kasih untuk segala perhatian dan do'a indah yang dilantunkan untuk saya. Kedua kakak tercinta, Abang iyar dan Mbak Lisha terima kasih untuk semua kasih sayangnya dan semangat yang terus diberikan hingga detik ini.
Tunggu hari dimana saya tampil dengan mengenakan kostum kebanggan para sarjana :')
*SalamSemangat*
Nurul_Khu
Diposting oleh Unknown di 21.19 0 komentar
Selasa, 15 April 2014
BERSYUKUR ADALAH KUNCI KEBAHAGIAAN
Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Proyek Menulis
Letters of Happiness: Share your happiness with The Bay Bali & Get
discovered!
![]() |
| Pantai Nusa dua Bali (Facebook The bay Bali) |
![]() |
| Pulau Bali (Facebook The Bay Bali) |
Diposting oleh Unknown di 20.44 0 komentar
Minggu, 13 April 2014
Al-Qur'an dan Selat Gibraltar
"Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, diantara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan" (Ar-Rahman 19-21)
Allahu Akbar !! Guys....kemarin sehabis magrib, saya melanjutkan tilawah saya, akhir-akhir ini mungkin sekitar 1 bulan terakhir, saya sudah mulai mengikuti program ODOJ (one day one juz). Alhamdulillah bacaan saya sudah berada di surah Ar-Rahman. Nah, saya mau share tentang beberapa ayat dalam surah tersebut. Setelah saya membaca arti dari surah yang saya baca, saya tercengang pada surah Ar-Rahman ayat 19-21. Di situ tertulis jelas bahwa Allah membiarkan 2 laut mengalir dan kedua laut tersebut bertemu, dan di dua laut itu ada batas yang tidak dilampaui antara dua laut masing-masing, MasyaAllah it's Amazing,guys...seketika ingatan saya terbawa ke beberapa waktu yang lalu, saat itu saya mengikuti training ESQ, dan di sana kami di putarkan video tentang kunjungan pak Ary Ginanjar ke Selat Gibraltar. Dalam video itu pak Ary berada tepat di dekat perbatasan antara kedua air yang terlihat berbeda warna. Yang satu berwarna biru muda dan satunya berwarna biru tua.
Saya tiba-tiba merinding saat kedua mata saya melihat keajaiban yang Allah ciptakan itu. Allah menunjukkan kebesarannya lewat berbagai macam hal yang diciptakanNya dan salah satunya adalah Selat Gibraltar. Allahu Akbar..Allahu Akbar...Allahu Akbar
Nggak percaya apa yang saya katakan ? ok fix, saya akan menunjukkan buktinya, look this,guys
Sudah percaya ?? apa ?? belum juga ?? hmm...okeh..okeh tadi saya sempat browsing dan ketemu video yang pas untuk membuat kalian percaya. Silahkan klik link ini : http://www.youtube.com/watch?v=rT9Y5vTAqjo dijamin kalian merinding disco deh pas liat videonya.
Nah, Letak Selat Gibraltar berada di benua Eropa. Selat Gibraltar (bahasa Arab: جبل طارق, bahasa Spanyol: Estrecho de Gibraltar) adalah selat yang memisahkan Samudra Atlantik dengan Laut Tengah. Pada sisi utara adalah Spanyol dan Gibraltar, pada sisi selatan adalah Maroko dan Ceuta (sebuah eksklave Spanyol di Afrika Utara). Ada beberapa pulau kecil dalam selat ini yang diperebutkan, seperti Pulau Perejil, yang diklaim oleh Spanyol dan Maroko.
Subhanallah....Maha Benar Allah atas segala firmanNya.
Mungkin sekian dulu tulisan saya ini, semoga bisa bermanfaat
Sekian dan Terima kasih :)
Diposting oleh Unknown di 23.49 0 komentar
Sabtu, 12 April 2014
Belajar
"Hidup adalah belajar"
Kalian sependapat dengan kalimat saya di atas ?? kalau iya kita "TOS" hehehe kalau nggak, yah segala sesuatu pasti ada pro dan ada yang kontra, no problem.
Kali ini saya ingin menunjukkan sesuatu. Sesuatu link yang memuat tulisan pendek saya.
Akhir tahun 2013, saya pernah mengikuti sebuah lomba menulis yang di adakan oleh http://www.liputan6.com/
Singkat cerita,saya mengirimkan tulisan saya sesuai dengan tema saat itu "Resolusi 2014". Dengan penuh percaya diri, saya kirim dan akhirnya tulisan saya dimuat di web Liputan6. hahaha....bangga sih, karena itu pertama kalinya tulisan saya di muat di media lain selain blog saya sendiri hahaha.
Hari pengumuman telah tiba. Ku buka link yang memuat pemenang lomba saat itu, pas dicari-cari akhirnya amazing namaku tidak ada, guys hahaha.....kecewa,hmm...dikit sih tapi nggak papa. Kejadian ini membuat saya lebih paham artinya menerima. Menerima segala ketentuan yang sudah Allah tentukan. Toh itu bukan rejeki saya. mungkin rejeki saya ada diluar sana yang jauh lebih baik dari yang saya harapkan.
seperti hadist
Saya meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi, sudah di tentukan oleh Allah. Itu salah satu dasar saya untuk menerima segala yang terjadi dalam hidup saya."Tidak ada satupun makhluk di dunia ini yang rezekinya akan tertukar karena Allah sudah mengatur rezeki masing-masing makhluk-Nya" (H.R Abu Dawud)
Okeh..okeh...mengenai tulisan saya yang di muat oleh Liputan6 bisa di buka di link ini http://news.liputan6.com/read/784026/resolusi-2014-belajar-di-kampung-inggris Di sana saya menceritakan apa resolusi saya di tahun 2014.
walaupun tulisan saya tidak bisa menjadi pemenang, tapi biarlah itu menjadi bukti bagi saya bahwa tulisan saya pernah dibaca banyak orang lewat Liputan6 hehehe....Semoga tulisan saya itu bisa menjadi do'a untuk masa depan saya di kemudian hari. Selama Allah masih memberi saya umur, saya ingin selalu belajar. InsyaAllah....
Semoga Manfaat hehehe
Terima Kasih dan Wassalam....
Diposting oleh Unknown di 18.28 0 komentar
Minggu, 22 Desember 2013
Mother's Day
Assalamu'alaikum....
Malam minggu sendirian di rumah itu waktu emasku untuk menatap laptop hingga
puas haha, mumpung mama lagi keluar kota jadi nggak ada yang ngawasin :D
Tanggal 22 Desember merupakan peringatan Hari ibu
Nah, kali ini aku ingin berbagi cerita tentang caraku merayakan hari ibu
bersama mamaku tercinta. oh iya, sebenarnya hari ibu itu bukan sesuatu yang
wajib dirayakan, karena banyak juga yang berpendapat seperti ini "ngapain
rayain Hari ibu, kalau cuma mau nunjukin rasa sayang ke mama atau ibu kita, kan
nggak mesti nunggu tanggal 22 desember. sehari-hari juga bisa" iya juga
sih, tapi kalau menurutku, nggak ada salahnya juga sekali-kali kita tuh
meluangkan satu hari ajah untuk bersama mama. Apalagi kalau kita itu jarang
ketemu mama, ada yang jauh dari orang tua, kan nggak ada salahnya di hari
special itu kita membuat sesuatu yang bisa bermakna di hati untuk mama kita.
Apapun itu, berbeda pendapat dalam segala hal tidak dapat dihindari. jadi
lakukan saja sesuai dengan keyakinan dan yang menurut kita itu benar serta
sesuai dengan hati nurani kita.okeh udah KLOP, kan :)
Nah, bagaimana caraku memberikan sesuatu yang special buat mamaku ??
ceritanya begini.
Awalnya, aku bingung mau ngasi apa ke mama, tapi pas sehari sebelum hari
"H", mungkin ini juga yang dinamakan "The Power of Kepepet"
hehehe...slogan yang pernah diucapkan temanku yang selalu membuatku terbahak
ketika dia mengucapkannya...Akhirnya aku berniat membuat sebuah kue brownies
(satu-satunya kue yang resepnya kuhapal diluar kepala). aku mau nujukin sama
mama kalau aku sudah berhasil mengaplikasikan resep yang diajarkannya padaku
dulu.
Hari "H" pun tiba. Setelah melihat mama brangkat ngantor, aku
langsung menyingsingkan lengan baju sambil memasang ikat kepala, bersiap untuk
bertempur dengan bahan kue (alah lebay yak hehehe).
Aku beraksi menyiapkan segala perlengkapan untuk menunjang aksiku di dapur
(bergaya ala-ala chef haha)
Setelah mempersiapkan segala perlengkapan mulai dari baskom tempat adonan
kuenya hungga mixer untuk mencapur adonan-adonannya, saya akhirnya bergulat dengan segala peralatan dan bahan-bahannya.Dan taraaaa..... ini hasil tampilan adonan yang
sudah kucampur menurut resep.
![]() |
| Adonan kuenya |
Okeh, setelah bahan sudah berbentuk adonan, aku menyiapkan cetakan kue yang akan aku gunakan. setelah siap, adonan kue tadi aku tuang ke dalam cetakan yang berbentuk LOVE. Kemudian cetakan yang sudah berisi adonan aku masukkan ke dalam kukusan kue yang sudah aku panaskan 25 menit sebelumnya. Adonan kue pun dimasukkan dan aku perlu waktu menunggu hingga 45 menit hingga kuenya pun jadi Horreee....
![]() |
| Adonan yang dimasukkan ke cetakan |
Kuenya sudah matang, saatnya menghias. Hmm...nggak..nggak berhubung perlengkapan untuk menghias tidak ada, akhirnya kuenya tidak aku hias hahaha....
Mikir...mirkir..mikir..."Aha" dapat ide, aku akhirnya......
![]() |
| Hasil akhirnya |
Menunggu sampe sore, akhirnya mama pulang. Mama sempat terkejut dengan tampilan meja yang meriah hahaha...Mama akhirnya meluk aku, terus membaca kertas yang ada tulisanku disana isinya seperti ini :
![]() |
| Surat yang aku bilang agak lebay hahaha |
Mama akhirnya terharu.... T_T
Aku bilang sama mama "Ma, apa yang aku lakuin ini belum ada apa-apanya dibandingkan semua pengorbanan mama selama ini ke aku. Aku minta maaf sama mama kalo selama ini aku selalu bikin mama kessel"
Mama hanya bisa meluk aku...
Ini bukan sinetron yang ceritanya agak lebay. Semua orang pasti punya cerita, tapi bagaimana kita memaknai cerita itu dan menjadikan cerita itu bermakna dalam hidup kita. ini ceritaku mana ceritamu..
Mungkin sekian dulu cerita aku kali ini...
sekian dan terima kasih :)
Diposting oleh Unknown di 19.57 0 komentar
Rabu, 04 Desember 2013
Disangka Penulis
![]() |
| Buku kak Ahmad Rifa'i Rifan |
![]() |
| Tampilan buku yang ada tanda tangan saya hehe ;) |
Diposting oleh Unknown di 19.15 3 komentar
Label: Suara Hati_Khu










